Visi


Sebagai  salah  satu  lembaga  riset  unggulan  (Center  of  Excellence) adalah  The  World  Class  Center  of  Excellence  on  the  Land  Reclamation  Technology  and Innovation.  Untuk mencapai  Visi  tahun  2025  sebagai  lembaga  riset  unggulan  kelas  dunia dalam  bidang  teknologi  dan  inovasi  reklamasi  lahan. Untuk mewujudkan Visi PUI-PT P2T-RekLa, maka  dalam  operasionalnya dilaksanakan melalui Misi sebagai berikut :


Misi


  1. Pengembangan kelembagaan  yang  efektif  dan  efisien dengan  dukungan  kondisi  kondusif  bagi  terciptanya  inovasi  dan  kreativitas  riset  bidang reklamasi  lahan  dan  turunannya
  2. Pengembangan kapasitas  sumberdaya manusia peneliti dan perekayasa guna mendorong peningkatan motivasi dan daya saing riset bidang reklamasi lahan  dan  turunannya
  3. Pengembangan kolaborasi  dan  kerjasama  penelitian dan pengembangan  teknologi reklamasi  lahan  dan  turunannya  baik  antar  lembaga  litbang  maupun  non-litbang,  pihak  pemerintah maupun  swasta  pada  level  regional,  nasional  dan  global
  4. pengembangan infrastruktur pendukung  laboratorium  termasuk  tenaga  labor,  teknisi  dan  demplot percontohan riset teknologi reklamasi lahan dan turunannya.

Tujuan


Tujuan utama P2T-RekLa adalah mendukung pembangunan nasional khususnya dalam upaya mengembalikan dan meningkatkan fungsi lahan yang sudah terdegradasi sehingga dapat meningkatkan produktivitas lahan dan dapat dijadikan sebagai media untuk kegiatan perekonomian. Secara lebih rinci tujuan pendirian P2T-Rekla adalah :

  1. Mengembangkan teknologi  reklamasi  lahan  sebagai  tindakan  responsif  dan antisipasi  dampak  dan  keberlanjutan  pengembangan  kegiatan  ekonomi  pada beberapa koridor ekonomi.
  2. Mengembangkan mekanisme  kelembagaan  dalam  mendorong  terbentuknya regulasi  jaminan  reklamasi  lahan  oleh  perusahaan  atau  pelaku  bisnis  terkait (coorporate insurance or guaranted mechanism)
  3. Mendesain model  rekayasa  sosial  selama  persiapan  dan  implementasi  program reklamasi  serta  mekanisme  pemanfaatan  lahan  pasca  reklamasi  oleh  pemerintah daerah maupun masyarakat lokal.
  4. Membangun kolaborasi antar lembaga  riset dalam  rangka pengembangan kegiatan riset  berbasis  kebutuhan  (demand  driver)  dibanding  berbasis  kepada  keinginan peneliti (supply driver).
  5. Menyediakan wadah  kerjasama  antar  peneliti  dari  berbagai  bidang  ilmu  dari beberapa  lembaga  penelitian  untuk  integrasi  dan  sinkronisasi  kegiatan  riset  yang terfokus pada pengembangan litbang teknologi dan inovasi reklamasi lahan.